Meskipun minim sentimen didalam
negeri, di akhir pekan IHSG ditutup menguat 12,01 poin atau +0,23% menuju level
5,217.34, namun di regional Asia, bursa bergerak negatif dengan Hang Seng
-0,23%; Nikkei -0,05%; dan ASX 200 -0,58%, dipengaruhi oleh buruknya kinerja
dari saham - saham sektor material dan sektor energi. Pasar tenaga kerja di AS
yang mencatat penambahan jumlah tenaga kerja sejumlah 142.000, terburuk di
tahun 2014, yang mengindikasikan hilangnya momentum dari pasar tenaga kerja
serta adanya ekspektasi dari investor bahwa The Fed tidak akan tergesa-gesa
untuk menaikan suku bunga acuan, direspon positif oleh market AS, dengan Dow
+0,40%; S&P 500 +0,50%; dan Nasdaq +0,45%. Sementara itu, kecemasan
investor di Eropa bahwa stimulus tidak akan cukup untuk mendorong perekonomian
meskipun adanya pemangkasan suku bunga acuan sebesar 10bps menjadi 0,05%,
menciptakan sentimen negatif di pasar Eropa, dengan CAC -0,19%; DAX +0,23%; dan
FTSE -0,33%. Untuk Senin ini, kami melihat bahwa pergerakan IHSG akan lebih
dipengaruhi sentimen domestik, seperti pemilihan calon menteri untuk kabinet
baru dan juga berita kenaikan BBM, dan kami memperkirakan bahwa IHSG akan
bergerak positif melanjutkan penguatan di pekan kemarin.
Support IHSG 5.200 - 5.150;
Resistance 5.250
Rekomendasi Teknikal:
Sell on strength: SMRA, CTRA
Buy on weakness: SMCB, ERAA
No comments:
Post a Comment