IHSG kemarin kembali melanjutkan
penguatannya dengan +0,38% atau +19,96 poin di angka 5.208,14. Sektor yang
mengalami penguatan tertinggi diantaranya adalah sektor keuangan yang naik
1,41%. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar terus tertekan dan berada di
angka Rp11.983. Dari regional bursa ditutup mixed dengan Shanghai +0,35%; Hang Seng -0,85%; dan Nikkei
+1,13%. Bursa
AS kembali menguat dalam tiga hari berturut-turut ditutup dengan Dow +0,64%;
S&P +0,49%; dan Nasdaq +0,68% setelah keluarnya data klaim pengangguran
yang lebih rendah dari ekspektasi. Klaim pengangguran turun menjadi 280.000
dari sebelumnya 316.000, sedangkan ekspektasi ekonom berada di angka 305.000. Sentimen positif dari AS membawa bursa
Eropa ditutup menguat CAC +0,75%; DAX +1,41%; dan FTSE +0,57%. Setelah dua hari
menguat, kami masih memperkirakan hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas
seiring dengan pergerakan bursa global, namun rawan aksi profit taking.
Support IHSG 5.150 - 5.100;
Resistance 5.250
Rekomendasi Teknikal:
Sell on strength: JPFA, APLN
Buy on weakness: ITMG, SIMP
No comments:
Post a Comment