Di awal pekan ini, IHSG ditutup
kembali melemah -1,01% atau -49,91 poin diangka 4.913,05 dengan sektor
pertambangan yang mencatatkan pelemahan tertinggi yaitu -2,56%. Rupiah kemarin
menguat tipis 0,17% di angka Rp12.201. Kemudian, masih dibayangi akan
perlambatan ekonomi global, bursa Asia ditutup mixed dengan Shanghai -0,36%;
Hang Seng +0,24%; dan Nikkei -2,00%. Dari AS bursa masih melanjutkan
pelemahannya dengan Dow -1,35%; S&P -1,65%; dan Nasdaq -1,46% karena
ketakukan pelaku pasar akan penyebaran virus Ebola dan pasar masih menanti
kinerja perusahaan di kuartal ketiga. Setelah melemah cukup tajam, bursa Eropa
kemarin ditutup menguat tipis dengan CAC +0,12%; DAX +0,27%; dan FTSE +0,41%.
Untuk hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan
menguat terbatas, setelah mengalami pelemahan cukup dalam.
Support IHSG 4.875 - 4.900,
4840; Resistance 5.048
Rekomendasi Teknikal:
Sell on strength: BBCA, BBNI
Buy on weakness: ASII, AISA
No comments:
Post a Comment