Kemarin IHSG bergerak sideways
dan ditutup menguat tipis +3,33 poin atau +0,06% di angka 5.140,90.
Kemudian data inflasi menunjukkan angka penurunan di bulan September yaitu
sebesar 0,27% dan secara yoy sebesar 4,53%. Sementara itu neraca perdagangan
kembali defisit sebesar US$318,1 juta dengan sektor migas mencatatkan defisit
paling tinggi yang mencapai US$8,58 miliar sejak Januari - Agustus. Dari regional, bursa ditutup melemah
dengan Nikkei -0,56%; STI -0,39% dan KOSPI -1,41%; bursa di Cina dan Hong Kong
tutup karena libur. Setelah menguat dalam beberapa hari, bursa AS terkoreksi
dengan Dow -1,40%; S&P -1,32%; dan Nasdaq -1,59% ditengah perhatian
terhadap pertumbuhan ekonomi di Eropa dan gejolak geopolitik karena The Fed
tengah menyiapkan untuk mengakhiri program pembelian obligasinya. Kemudian
bursa Eropa ditutup melemah ke level terendahnya di lebih dari lima pekan
dengan CAC -1,15%; DAX -0,97%; dan FTSE -0,98% setelah Italia memotong prediksi
pertumbuhan ekonominya sebesar 0,3% tahun ini dengan prediksi sebelumnya di
bulan April yang naik sebesar 0,8%. Di Perancis, pemerintah juga akan menunda
tujuannya untuk mengurangi defisit anggaran sebesar 3% terhadap GDP sampai 2017
karena rendahnya pertumbuhan dan inflasi. Kami memperkirakan hari ini IHSG
bergerak melemah dipicu oleh sentimen negative dari global.
Support IHSG 5.100 - 5.000;
Resistance 5.185 - 5.195
Rekomendasi Teknikal:
Sell on strength: TBIG, SMGR
Buy on weakness: PTBA, LSIP
No comments:
Post a Comment