IHSG diwarnai aksi jual pada
perdagangan kemarin dengan ditutup -2,73% atau -140,10 poin di level 5.000,81.
Tercatat asing kembali melakukan net sell yang mencapai Rp1,49 triliun.
Ketidakpastian politik dan sentimen negatif dari global diyakini menjadi pemicu
penurunan. Sama halnya yang terjadi di regional, bursa ditutup melemah dengan
Hang Seng -1,28%; Nikkei -2,61%; dan STI -1,08% menjelang akhir dari program
pembelian obligasi The Fed. Kemudian dari AS, bursa ditutup mixed dengan
Dow -0,02%; S&P +0,00%; dan Nasdaq +0,18% ditengah keluarnya data klaim
pengangguran yang turun, dari sebelumnya 295.000 menjadi 287.000. Sementara
bursa Eropa ditutup negatif dengan CAC -2,81%; DAX -1,99%; dan FTSE -1,69%
setelah program pembelian aset oleh ECB yang diumumkan kemarin tidak cukup
untuk mendorong inflasi dan menghidupkan kembali perekonomian. Draghi
menyatakan akan melakukan pembelian aset selama dua tahun, jumlahnya sekitar 1
triliun euro (US$1,3 triliun) yang akan ditambahkan pada neraca ECB, kemudian
suku bunga juga tetap di angka yang rendah. Kami memperkirakan di akhir pekan
ini, IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas setelah
kemarin turun dalam.
Support IHSG 4.980 - 4.875;
Resistance 5.050 - 5.060
Rekomendasi Teknikal:
Sell on strength: KLBF, GGRM
Buy on weakness: ASII, TINS
No comments:
Post a Comment